More crossroads

Suatu hari dalam perjalananku menyusuri jalanan, sendirian, aku bertemu persimpangan. Belum lama berjalan, rasanya, tibalah aku di persimpangan itu. Sangat polos, aku tidak menduganya. Kupikir tidak akan ada cabang dari jalan ini, jika pun ada, tidak sedekat ini.

Persimpangan itu sungguh ramah, karena ada papan petunjuk arah. Berapa jauh ke destinasi A dan berapa jauh ke destinasi B. 

Aku memilih terduduk di pinggir jalan itu dan menangis. Sebentar lagi aku akan bertanya pada sang Raja, yaitu hatiku, apa yang dia mau. Karena aku patuh padanya, akulah budak setianya, walau sering tampak berontak atau membangkang.

Aku akan bertanya sebentar lagi, segera setelah air mata di pipiku ini mengering. Tunggu ya, rajaku.

Aug 26, 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s