Kisah Cinta Alpha

Saya merasa wajib berbagi kisah ini kepada para pembaca yang setia.

***

“Lucky I am in love with my best friend.”

Suatu hari seorang anak lelaki berusia hampir sepuluh tahun bernama Fox, menyukai seorang teman perempuannya yang bernama Alpha. Hal ini diketahui Alpha melalui teman-teman mereka yang sering meledek Fox. Beberapa tahun setelah itu pun Fox mengakuinya, bahwa Fox pernah menyukai Alpha. Kemudian  Alpha yang mulai tertarik dengan Fox pun ternyata menyukai Fox. Ketika lulus SD, mereka ditakdirkan memasuki SMP yang sama. Mereka berdua sekelas lagi selama dua tahun, dan Alpha tetap memelihara cintanya kepada Fox, tanpa tahu apakah Fox masih menyukainya seperti dulu.

Lulus dari SMP itu mereka harus terpisah karena Alpha harus melanjutkan SMA ke luar kota, di sekolah berasrama. Entah mengapa orang yang dikirimi surat oleh Alpha setelah orang tua Alpha dan seorang sahabat Alpha adalah Fox, dengan kalimat pembuka “ingatkah kau padaku.” Mereka berdua berkirim surat, yang merupakan cara ampuh bagi mereka yang terpisah jarak puluhan kilometer.

Suatu hari di hari libur ketika Alpha pulang ke rumah dari asramanya, Alpha menunjukkan buku hariannya kepada Fox yang sedang bertandang ke rumah Alpha.  Alpha hanya menggarisbawahi dan menunjukkan bagian-bagian yang berisi “Aku suka sama Fox.” Saat itu  Alpha juga tidak tahu apa tujuannya melakukan itu. Fox hanya bisa diam, sebelum akhirnya mereka berpisah kota lagi untuk 1,5 tahun berikutnya.

Fox tidak tinggal diam, dalam surat Fox berikutnya untuk Alpha setelah kejadian itu, Fox mengatakan bahwa dia pun menyukai Alpha karena Alpha adalah teman yang baik, pintar, dan menyenangkan. Alpha tidak tahu harus membalas apa, maka surat-menyurat mereka pun terus berlanjut tanpa membahas hal itu lagi.

Ketika tiba saatnya kelulusan SMA yang berarti saatnya untuk memilih jurusan di universitas, mereka ternyata tanpa sengaja memiliki prioritas yang sama. Akhirnya mereka mendaftar dan mengikuti ujian masuk, dan keduanya diterima di jurusan dan universitas yang sama.

Di jenjang kuliah tersebut, Alpha masih saja mengharapkan Fox untuk menyatakan cintanya, walaupun kenyataannya adalah sebaliknya, bahwa Alpha masih mencintai Fox. Alpha tidak tahu apakah cintanya berbalas.  Alpha hanya optimis bahwa Fox masih mencintainya, seperti saat SD dulu. Alpha selalu ingin tahu apa yang dirasakan Fox terhadapnya. Sementara itu, pertemanan mereka tetap terjaga. Saling meminjam buku, bercerita tentang kegiatan terkini masing-masing, dan terkadang menjadi panitia kegiatan kampus bersama.

Pendidikan profesi yang 4 tahun kemudian mereka jalani memaksa mereka terpisah lagi. Terlalu banyak kegiatan, terlalu berbeda jadwal, dan terlalu banyak kesibukan menghambat interaksi mereka. Sepanjang pendidikan profesi itu pun Alpha masih tidak bisa melupakan Fox. Fox begitu berarti bagi  Alpha.

Suatu hari Alpha menemukan kesempatan untuk lebih sering berinteraksi, mengulang keindahan pertemanan mereka beberapa tahun sebelumnya.  Alpha mengajak bertukar bahan pelajaran dengan Fox. Rencana Alpha berjalan lancar, mereka kini sering berinteraksi, saling berbagi tips mengenai kegiatan mereka, dan terkadang bertemu dan saling menyapa.

Saat ini Alpha tiba-tiba yakin bahwa cintanya mungkin saja berbalas. Selama ini Alpha merasakan tatapan Fox yang berbeda. Begitu dalam, begitu tajam, setiap saat Fox menatap Alpha. Namun selain itu, besar juga kemungkinan bahwa Fox menganggapnya sebagai sahabat. Seorang sahabat sejati, yang ditemukannya ketika masih kecil dulu, dan dipeliharanya sampai sekarang. Mungkin sekali bahwa Fox bersikap sebagai sahabat sejati, dan menghargai seorang sahabatnya bernama Alpha. Dan sangat mungkin bahwa rasa sayang Fox ke Alpha tak lain adalah rasa sayang persahabatan, yang disalahartikan oleh Alpha.

Saat ini Alpha hanya bisa berdebar-debar setiap harinya, berguling-guling di tempat tidur setiap malamnya, berangan-angan memikirkan Fox, seseorang yang selalu dia bayangkan akan menjadi suaminya.

Dan kisah cinta  Alpha belum berakhir. Bahkan mungkin baru dimulai, jika Alpha benar-benar ingin memulainya, dengan menunjukkan cintanya kepada Fox, dan berharap Fox membalas cintanya.

Impian terbesar Alpha, adalah sebuah ‘proposal seumur hidup’ dari Fox.

Advertisements

3 thoughts on “Kisah Cinta Alpha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s