Tips Translet

Sebelumnya perlu saya jelaskan mengenai kata translet. Kami mahasiswa kedokteran, koas, dan mungkin dokter-dokter yang baru lulus sering bekerja sampingan sebagai penerjemah. Pasarnya pun orang sekitar, yaitu para dokter dan residen. Para pelanggan biasanya ditugasi untuk mengerjakan paper, artikel, atau sekedar menerjemahkan teksbuk. Mereka terlalu sibuk dengan jadwal padat mereka, antara lain jaga, kegiatan akademis, bahkan mungkin waktu untuk keluarga bagi yang sudah menikah.

Maka mereka merasa perlu meminta bantuan orang lain untuk menerjemahkan teks berbahasa Inggris, baik itu artikel, jurnal, teksbuk, atau apapun. Hasil terjemahan itu selanjutnya mereka gunakan sebagai bahan menulis paper, artikel, atau apapun sesuai yang ditugaskan.

Intinya adalah para pelanggan merasa bahan berbahasa Indonesia jauh lebih mudah diolah daripada jika bahannya masih mentah berupa bahasa Inggris. Namun tentu saja berlaku pula sebaliknya, kami juga menerima terjemahan dari bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris. Maka terbentuklah kami, para penerjemah.Koas penerjemah. Mahasiswa penerjemah. Para translator, atau apapun nama yang kami sandang. Mengenai biayanya, kami memiliki aturan tidak tertulis bahwa biaya ditetapkan berdasarkan hasil terjemahan per lembar dengan format standar, yaitu font Times New Roman ukuran 12, kertas A4, spasi 1,5 dan margin 4-4-3-3. Ada pula yang menambahkan bahwa tabel dan keterangan gambar ditulis dengan ukuran 10 dan spasi 1. Biaya per lembar cukup bervariasi. Di kampus saya, biayanya mulai 5000 sampai 8000 (benar, ada yang punya tarif segitu!!). Saya pribadi 6000 (Ing-Ind) dan 8000 (Ind-Ing) (mayan promosi hihihi), dan saya beri sedikit diskon jika hasilnya lebih dari 50 lembar. Hasil terjemahan diserahkan dalam bentuk sofkopi (kebanyakan) atau dicetak atas permintaan.

Wah, saya malah kebanyakan cerita tentang translet itu sendiri. Saya ingin menulis bagaimana tips menerjemahkan menurut saya. Saya seorang mahasiswa kedokteran (yang sekarang menjalani koas) yang berkarir (cieee) sampingan sebagai penerjemah selama sekitar 3 tahun secara tidak profesional (karena sering gagal membagi waktu yang berakibat melebihi batas waktu yang disepakati dan kehilangan pelanggan). Dari pengalaman itu, saya menarik beberapa pelajaran, dan mungkin perlu diketahui, dalam rangka meningkatkan kualitas sebagai penerjemah. Hehe, saya sok sekali ya..

Baiklah, ada tiga hal penting yang akan saya jelaskan, yaitu mengenai penulisan, kesepakatan jual-beli, dan kemasan.

Penulisan

Pada awalnya saya menerjemahkan per kata. Setiap kata tidak ada yang boleh terlewat. Yah semacam transtool manual lah. Tapi kemudian ketika sering membaca novel terjemahan yang sudah saya baca versi aslinya, kok agak beda ya. Bukan secara isi atau jalan cerita, melainkan dari kata-kata pilihannya. Para penerjemah novel (dan belakangan saya ketahui, penerjemah teksbuk yang bagus) juga punya keahlian melakukan paraphrase, bukan translate.

Kesepakatan Jual Beli

Semuanya harus ditetapkan di awal. Pernah suatu saat ada seorang calon pelanggan yang menghubungi saya, “Dik, bisa minta tolong terjemahkan?” yang segera saya respon dengan semangat (entah mengapa, saya selalu rakus berkata ya, ya, dan ya pada hampir semua pelanggan >.

Kemasan

Ide bagus dari sebagian besar teman sesama penerjemah adalah menyerahkan dengan CD, print-out, dan mengirimkan melalui e-mail. Ketiga-tiganya, bukan salah satu. Berapa lembar pun hasilnya. Biaya pun ditransfer melalui akun bank.

Advertisements

3 thoughts on “Tips Translet

  1. btw btw…. ada program translet di kompie yang bisa paraphrase nggak ya? masalah dr transtool kan terjemahannya jelek karena kata per kata… klo ada program paraphrase lumayan tu… (tapi kita jd gak laku yaa… haha…. ;D)

    aku setuju sm kmu…aku suka ngk bisa bagi waktu, hiks… maaf juga sering ngecewain kmu klo nranslet… =(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s