Baju Hijau


Baju hijau.. Setelan berupa topi, masker, atasan, celana panjang, dan sepatu. Semuanya hijau. Yah, kecuali sepatunya, eh bungkus kaki, yang warnanya biru tua. Baju hijau yang wajib dikenakan kalau mau masuk ke instalasi itu. Instalasi dengan suhu maksimal 17 derajat celcius. Ya, instalasi bedah sentral. Atau kamar operasi lainnya.

Baju hijau.. Ukuranmu bervariasi, mulai dari S sampai XL. Ada yang baru ada yang sudah tua dimakan zaman (dan sabun cuci!). Tapi baju hijau yang baik adalah yang disteril, bukan baju yang keluar dari tas para koas..

Baju hijau, di balikmu, semua orang jadi mirip. Hanya terlihat matanya.. Dan lengan. Tangan, kalau kami berjilbab. Mudah dibedakan bila pemakainya gendut, atau sangat tinggi, atau pakai kacamata. Selain itu? Kita semua tampak sama di balikmu.

Baju hijau.. Dokter atau profesor, perawat atau staf, koas atau mahasiswa keperawatan (sengaja), semua sama. Hijau. Tidak ada beda. Berbeda jika kami mulai bergerak. Dokter punya tugas sendiri, perawat pun demikian.

Baju hijau.. Sungguh adil. Sebuah analogi untuk persepsi yang menurutku patut ditiru. Bahwa semua orang sama, kecuali perilakunya. Bukan penampakannya, ganteng atau jelek, cantik atau item jerawatan, gendut atau ceking, tinggi atau pendek…

Baju hijau.. FYI, yang belum ngerti kenapa warnanya hijau, warna hijau dipilih karena menimbulkan rasa senang, bahagia, sehingga mengurangi stres operasi pada pasien. Syukur2 pada dokternya juga.

Baju hijau.. Kau setelan idolaku!

Dai, stase anestesi dan bedah bakal jadi asik nih. Amin.

Advertisements

One thought on “Baju Hijau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s