Memperbaiki Niat

Suatu sore setelah pengarahan pre-stase baru, aku ngobrol dengan teman sekelompok koas tercinta,

Aku: Hadoh, uda mau stase baru aja. Harus memperbaiki niat nih.

Teman: Iya, ayo semangat.

Aku: Aku pengen tobat. Pengen serius belajar. Aku gak mau glundungan lagi ah; cuma lewat stase aja, buat syarat lulus dokter.

Teman: …….

Aku: iya kan? iya kan?

Teman: …….

***

Hm, dari tanggapannya, aku menyimpulkan bahwa kalimat keluhanku benar-benar sesuatu yang baru untuknya. Benar-benar tidak pernah terpikir olenya bahwa menjalani stase saat koas adalah hanya ‘lewat saja’, ‘yang penting lulus.’ Astaghfirullah, aku jadi malu sendiri.

Advertisements

One thought on “Memperbaiki Niat

  1. aku: …………………… (bukan karena ngk pernah terlintas menjadi koas glundungan, melainkan karena terlalu sering ‘berniat’ blajar serius tapi blum terlaksana juga…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s