Pulang dari luar kota [IKM #1]

Banyak kutipan penting yang aku dapat dari luar kota. Terlebih lagi Jepara, di sebuah kecamatan bernama Mlonggo.Banyak pula perasaan penting yang kurasakan, sebagian berupa benci, sebagian lagi kesal dan sebal, dan sebagian lagi cinta. Tentang orang, tentang lingkungan, tentang diriku sendiri.

Bagaimanapun, kami sepakat teriakan paling keras untuk stase IKM (Ilmu Kesehatan Masyarakat) sampai detik ini adalah, “We can feel the love in the air!!!”

Bukan, bukan bahwa IKM bisa banyak jalan-jalan dan makan-makan (walau itu lumayan benar). Bukan pula bahwa IKM adalah stase cinta di mana siapa bisa bertemu siapa dan berpacaran. Bukan keduanya!

… Dan, tentu saja, selama ini pertanyaanku belum terjawab, keherananku belum terpatahkan, “Ada ya, dokter yang mau mengabdikan diri pada IKM,, sangar ik”

Jadi… Suatu hari, pasti, akan kutulis jurnal ‘rapelan’, berdasar ingatan.. Bahwa aku benar-benar belajar sesuatu di sana, baik di Salaman maupun Mlonggo. Bahwa cinta di IKM bukanlah cinta jalan-jalan atau cinta pada seseorang. Bahwa kekagumanku pada ‘orang-orang IKM’ belum juga usai.

Kesimpulan sementara tentang IKM,

Memang saat ini dampak belum bisa tampak, tapi liat saja nanti! *insya Allah, amin*

Advertisements

3 thoughts on “Pulang dari luar kota [IKM #1]

  1. uda tu bro, judule uda takganti. IKM: ilmu kesehatan masyarakat. salah satu mata kuliah. Kalo di universitas, itu juga salah satu fakultas. thanks ya ngingetin hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s