Love love love

Ketika cinta datang, kita tak tahu pasti apakah dia cinta, ataukah hanya nafsu.

Saat kita benar-benar menginginkan sesuatu, saat itu juga, belum tentu pula sebuah urgensi atas cinta. Bisa saja hanya nafsu.

Tiba-tiba aku ingat novel karya seorang teman, obsesi versus cinta.

Obsesi berarti kita benar-benar menginginkannya, dan ketika mendapatkannya, kita merasa biasa saja, tidak luar biasa senangnya. Bahkan kita akan heran mengapa dulu begitu menginginkannya. Sebaliknya cinta, kita menginginkannya, dan saat mendapatkannya, kita menginginkannya lagi dan lagi, minimal ingin mempertahankannya.

Tetap saja, pertanyaanku belum terjawab. Ini cinta atau apa?!

Advertisements

3 thoughts on “Love love love

  1. hai cantik:P

    wah,,cinta memng masih menjadi hal ajaib yang tak terdefinisikan ya?

    fyi,saya jg mengalami kegalauan tentang cinta akhir2 ini..
    benar2 galau..
    hmm..semoga saya bisa survive dari smua ini:)
    (loh kok jd curhat?hehe)

    well,walaupun dengan smua hal yang saya alami karena cinta,,saya tetap cinta cinta!karena manusia memang tidak bisa hidup tanpa cinta (selain tidak bisa hidup tanpa makanan,pakaian,tempat tinggal..:P)

    teruslah menebar cinta dan kasih di dunia ini!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s